Tentang anakku yg pelo

Anakku yg besar udah usia 4 tahun. Ceriwissss tp masih pelo. Maksudnya, dia blm bisa mengucapkan banyak kata dgn paripurna. Separipurna sasakan sanggul ebo-ebo pejabat. Apa ya bahasa Indonesianya pelo? Pelat?

I hope you wont lost me at ‘phonologically not ready’:

Istilah phonologically not ready ini ntah beneran ada apa nggak yo. Aku sedikit berimprovisasi dari kata dasar phonology. Maksudnya adalah (ini sependek ingatanku hasil ambil mata kuliah phonology 2x pas kuliah dulu), dr sisi usia memang menentukan sekali, kesiapan area mulut & lidah anak untuk bisa mengucapkan huruf dan kata-kata dengan baik dan benar. Ini klo aku terkesan agak ngawur yowes biarno krn ancen ngawur, wkkwkw.

Anyway.

Jangankan KATA, mengucapkan huruf aja kan banyak anak kecil yg kesulitan mengucapkan R lalu diganti W atau L. Or in my kid’s case, R diganti dengan L atau NG; dan L diganti NG, hahaha.

Siangan dikit dicoba lagi:

Dia ini tipe yg klo sudah sadar bahwa nggak bisa, maka setelah 1-2x mencoba, tetep salah…. ya gak mau disuruh nyoba lagi (disaat yg berdekatan). Jd begitulah doi mengelak 😁😁

No worries my love…. gak papa kok Mas. Tenang ajah. Your time will come. Yg penting semangat ceriwisnya jalan terus ya!

2 Replies to “Tentang anakku yg pelo”

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s