Day 4: Mainan untuk mereka

Setelah tertunda berbulan-bulan, akhirnya kesampean juga niatku untuk menyumbangkan mainan anak-anakku yg tidak atau tidak bisa dipakai lagi.

Tidak bisa dipakai bukan karena rusak lho! Tapi sebenernya blm masuk usianya. Kayak misalnya ya hotwheels. Kenapa aku bilang, blm masuk usianya untuk Mas B dan Adek M bermain dgn mobil kecil yg terbuat dr besi ini? Eh besi kan ya?

Karena: Mas B masih suka lempar-lempar mainan. Kadang ngelemparnya ke deretan lemari kaca. Atau dijitak’in ke Adeknya. Lha ya bahaya toh klo yg dilempar atau dipukulkan ke adeknya itu hotwheels?!?

Bisa sih disimpen dulu, nanti klo udah besar baru dikasih ke mereka. Tp drpd mainan disimpen tok, nggak manfaat….. lebih baik disumbangkan. Ya ada sih 3-4 buah hotwheels pilihanku yg kusimpan, krn bentuknya unik. Ada yg mobil polisi dan truk pemadam kebakaran.

Oiya, disumbangkan kemana? Nah, ada temenku (dokter yg kerja di RSUD) yg memang sejak sebelum Ramadhan tahun ini, udah nanya ke aku, apa ada mainan anak yg udah gak kepake lagi. Krn mau ditaroh di semacam bangsal khusus anak gitu lho. Katanya disana kekurangan banget mainan anak.

Jadi aku titipkan aja ke dia.

Selain hotwheels, ada juga sekantong Lego Duplo merk Megablocks. Di rumah kan ada lebih dari 500 pieces basic bricks ya, jd disumbangkan satu kantong, nggak akan kekurangan lah.

Biasakan berbagi ya Nak. Jangan terlalu berlebihan dalam jumlah. Mubazir.

2 Replies to “Day 4: Mainan untuk mereka”

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s