Ketika ditinggal…

Klo aku pribadi sih memang bukan tipikal yg pinter merawat tali pertemanan. Jd sering sekali aku terkesan meninggalkan dan melupakan teman lama.

Nggak ada maksud jahat kok. Tp emg krn dr kecil terbiasa hampir setahun sekali pindah rumah dan sekolah (krn pindah kota). Jd hampir gak punya emotional attachment yg kuat dgn teman disekitarku.

13 Replies to “Ketika ditinggal…”

  1. Aku kalau sampe meninggalkan teman itu pasti sudah kebangetan & tidak bosa ditolerir. Contoh : munafik, baik di depan busuk di belakang. Kalau ditinggal teman, aku rasa belum pernah & jangan sampai. Aku setuju pertemanan itu seleksi alam. Yg tulus lah yg akan bertahan langgeng.

    Like

    1. beruntung deh mbaknya gak pernah ditinggal temen. diriku pernah ditinggal tanpa sebab ketika pada kondisi butuh temen dan on the lowest point of life deh. sehingga akhirnya diriku memutuskan untuk meninggalkan dan memutuskan mereka yang toxic dalam hidup.

      jadi sekarang gimana? santuylah saya. ada atau gak ada ya sudah.

      Liked by 1 person

  2. Sedang menghadapi masa “seleksi alam” dalam pertemanan nih mba. Yg dulu kerasaa deket, ntah kenapa tiba2 jadi jauh meski gak ada masalah apa-apa. Cuma karena jarang komunikasi dan ketemu langsung jd kayak mau start all over again selalu mikir-mikir lagi 😂

    Like

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s