Junk drawer

My junk drawer (one of many I have in my house, lol):

Ini yg di kamarku. Dan gemes-gemes tapiku males, pengen lekas diberesin. Apa yg perlu dibuang, mana yg dikembalikan ke tempatnya semula.

Ataupun klo sejak awal sudah dijejalkan ke laci ini, ya barangkali mau direlokasi. Ntah direlokasi ke laci lain berkumpul bersama karib-kerabat alias other items under the same category– misal laci khusus sprei dan sargul sarban (sarung guling, sarung bantal).

Itu yg keliatan kain warna krem dan coklat kan sarung bantal yg ntah ku juga taq vaham mengapa sedari awal dia ditempatkan disitu. Padahal aku udah ada laci kheseus buat sprei, sarban, sargul disini.

Baca juga: DIY upcyle & organizing project : Konmari’ing your linen storage.

Atau isi junk drawer direlokasi ke rumah orang lain juga bisa sih, wkwkkwkw……….. mungkin mau direlokasi ke keranjang sampah? Monggo…. 😝👍🏼

Nanti klo sudah berhasil declutter dan organizing laciku ini, pasti kuupdate lagi ceritanya bagemana.

Advertisements

11 Replies to “Junk drawer”

    1. Betul mbak. Mengurangi kontainer atau tempat penyimpanan barang, adalah salah satu mencegah clutter dan junk drawer. Saat ini aku masih pada tahap pengosongan kontainer dll dgn cara decluttering. Hari ini berhasil declutter satu junk drawer. Ceritanya gimana? Hmm nantikan ya di postingan Junk Drawer yg kedua!

      Like

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s