Bashing enough?

What is BASHING? “A strong criticism of a particular type of person or thing,” atau klo diterjemahkan bebas: nyela, nyinyir or whatever negativity comes out from one’s mouth.

Jadi ceritanya semalam dan tadi pagi, awalnya semalam sih, kok pengen buka forum luar negeri beken yg khusus membahas blog/youtubers or basically anyone (popular)on the internet. Yg dibahas mulai dari beauty guru, fashion blogger, family blogger dll dsb. Jadi 1 forum itu isinya 90 eh malah mungkin 99% isinya celaan thdp various popular internet users. Luar punya yah, bukan Indonesia.

Reading them really feed the monster in me, yah. So I just randomly read few threads & lotsa pages until I finally decided to stop. Why stopping when it gets more delicious page by page? Simply because:

(1) I dont want to feed the monster inside. Monster kedengkian yg gak suka ngeliat orang lain hidupnya lbh oke, lbh cling, lbh waow. Monster yg gatel pengen komenin hal yg bukan urusannya.
(2) Time consuming. You wont be able to stop in just one or two pages, trust me. I dont even have enough time to dzikir or recite Quran.
(3) Enough of negativity, already!! Hidup saya sendiri sudah cukop melelahkan. Gak usah ketambahan drama dr luar. Oke mungkin sekali dua kali ngintip nonton Kdrama Scarlett Heart, bolehlah, hahaha (awas aja ni drama klo sampe sad ending!). Tp selain itu sih, baca or nonton yg happy-happy aja.
(4) Since I already complained about how 24 hours /day seem not enough for me, jd dgn waktu yg kuanggap terbatas, mending dipake buat minding my own business. Misal: mandi 2x sehari (bisa sehari sekali udah sukur), nyuci popok, making sure my baby B gak njlungup ke pinggir kasur dll dsb.

Sekian dan terima mie ayam. Pengen mie ayam deh beta.

Pic from theartofsimple.net

Advertisements

26 thoughts on “Bashing enough?

  1. Itulah kenapa semakin nambah umur, semakin aku selektif terhadap segala sesuatu. Salah satunya selektif thd bahan bacaan di internet. Sudah ga punya energi untuk baca hal2 yg penuh kemarahan, kedengkian, gosip2 dsb. Kalo baca blog atau twitter yg isinya meresahkan, ya aku tinggal klik unfollow dan ga mau stalking2 juga kedepannya. Ga mau menghabiskan waktu yg semakin berkurang di dunia untuk hal2 yg ga guna. Bukan sok suci, tapi mencoba berpikir realistis bahwa masih banyak yg perlu aku benahi dalam hidupku sendiri dan aku ga lebih baik dibanding orang2 yg dibicarakan tersebut.

    Like

  2. Haha iya males banget sama yg full of negativity gitu ya, mbak. Time consuming, indeed. Mendingan ngurusin diri sendiri yang masih perlu banyak introspeksi ketimbang ngomentarin hidup orang lain. 😊

    Like

    • Betul. Klo sesekali ya aku masih lah ngomentarin hidup orang (dalam hati aja). Tp klo dedicating my time, spesial buat ngebahas orang yg gak disukai? Aint have time for that.

      Like

  3. Ayo makan mi ayam Mbak, hehe. Kadang yang mengomentari negatif itu berarti perhatian Mbak. There is no such thing as bad publication, katanya, hehe. Tapi ya sudahlah, masih banyak yang perlu dipikirkan di luar keburukan-keburukan orang. Saya setuju, kita sendiri masih banyak (banget) punya masalah yang kudu diberesi. Jangan sampai waktu habis mengurusi orang tapi diri sendiri malah terbengkalai.

    Like

  4. kadang kalau suntuk emang enak sih baca forum ngegosip di df. πŸ˜€ sampe lupa waktu. dan gitu masih ngeluh kalau ada tuags numpuk, “kok cepet banget sih 24 jam itu! kurang!” πŸ˜†

    Like

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s