Jalan-jalan ba’da Jumatan

Aku biasanya diajak Suamiku jalan-jalan, pas hari Jumat. Ba’da sholat Jumat gitu deh. Seringnya sih usai sholat Jum’at di UNSW Kensington campus, tempat kuliah Suami. Lokasi sholat Jumatnya ada di lapangan basket di UNSW Gym. Tapi wudhu-nya nggak di gym ya. Either di musholla atau di rumah masing-masing, hehehe. Aku nggak ada sih foto musholla dan lapangan basket tempat Jumatan-nya. Nanti minta fotoin pasutri PhD, Bapaknya Hanif dan Ibunya Hanif, qeqeqeqeqe…. *niat merepotkan*

Kadang Jumatannya ya di Musholla @ York Street yg kapan hari aku ceritakan [link]. Sambil nungguin Abi Jumatan, aku nongkrong di toko buku Dymocks seberang Apple Store.

Nah…. sebelum postingannya jadi lost focus, kembali ke judul saja: “Jalan-jalan ba’da Jumatan”. Waktu itu, bulan April, udah mulai adem semriwing, kami jalan-jalan ke The Strand (George Street) dan Golf Mart (York Street). Tujuan utamanya sih ya ke Golf Mart yg notabene lokasinya satu lantai diatas musholla York Street. Ke The Strand (atau biasa juga disebut dengan The Strand Arcade) itukan bonus sahaja buat Istri yg udah nemenin Suami liat golf clubs di Golf Mart. Cuma bentar doang ke The Strand-nya. Versi lengkap main-main & menjelajah The Strand, di postingan lain aja ya (di lain waktu aku akhirnya pergi sendirian).

How to get to The Strand Arcade? Basically samalah kayak mau ke Apple Store Sydney, toh mereka berseberangan. Halte depan Apple Store (Railway Square ke arah Circular Quay), namanya: George Street at King Street. Halte depan The Strand (arah Circular Quay menuju Railway Square), namanya: George St near Strand Arcade. Btw Suami suka sekali hasil jepretan ini. Kayak di Diagon Alley, Harry Potter gitu, katanya. saking sukanya sampe dipake buat profile picture LINE. Bagus memang hasil jepretannya ndutyke…. NGGAK NGEBLUR…. *Istri sedikit kzl*

Nggak banyak fotoku yg ada wajahku apalagi sebadan-badan 🙂 Aku benernya nggak terlalu suka difoto (kecuali selfie, qeqeqe), sukanya moto (dan hasil fotonya ribuan selama setahun di Sydney, hahahaha). Tapi sesekali oke-lah aku difoto dengan background lokasi wisata…… buat kenang-kenangan, ya kan?

Lhaaa…… trus trus….. pas giliran aku yg dipoto, taunya burem. KZL AKU….., KZL MAZ! Semakin menambah alasan mengapa aku males difoto deh klo begini ini 😆 Tapi gpp Maz, aku maapkan dirimu. Yang penting kan aku sudah diajak liburan setahun di Sydney 😛

((((LIBURAN))) 😆 Istrinya iya liburan, Suami mah banting tulang peres keringet dan rekening buat kuliah dan biaya hidup….. *pukpuk Maz Suami*

Kembali ke The Strand. Lift kuno yg benernya masih berfungsi. Tapi lebih asik naik turun pake tangga sekalian bakar lemak (dan dosa juga sekalian? Bisa?). Aku juga kuatir benernya kalo masuk lift, pas keluar ntar udah di Peron 3/4 atau ke era Elizabethan *ngarang*…….. Ya kan serem aja gitu tau-tau kebuang ke dunia lain. Dunia dimana berat badanku 55 kilogram…… *be right back– lompat masuk lift*

The Strand Arcade is a Victorian-style shopping arcade in Sydney, New South Wales. The Strand Arcade is located in the heart of the Sydney central business district, between Pitt Street Mall and George Street. Designed by English architect John Spencer, The Strand was built in 1891 and opened in 1892, as the fifth and last of the arcades built in Sydney in the Victorian era. It is the only one remaining in its original form today.
The Arcade was originally known as the ‘City Arcade’ and sometimes as ‘Arcade Street’. In 1891 it was named after the famous London Street that links the City of London and the City of Westminster. The Strand was London’s smartest theatre, hotel and shopping street in the early 1900s. [kutip dari Wikipedia]

Ini lho Golf Martnya. Musholla-nya ada di bagian bawah. Di dalam minimarket yg ada tulisane Lyca Mobile itu lho. Turun tangga ya, jadi aksesnya sulit untuk yg berkursi roda atau bawa bayi dalam stroller/pram. Pram silahkan ditinggal diluar, insyaalloh aman 🙂 Asal bayinya digendong, dibawa masuk….. #YAEYYALAH #MENURUTNGANA

The Grace Hotel, Sydney. Seberang Golf Mart.

Bangunan tua lain di seberang Golf Mart. Ada restoran Malaysia/Thailand halal loh deket sini. Ya masih within selemparan tali kolor lah. Tapi aku ga tau namanya dan ga pernah makan disana.

Bus warna kuning dari arah North Sydney.

Pulang dari The Strand dan Golf Mart, kami jalan kaki ke Hyde Park dan nunggu bus di seberang hotel ini. Hotel opo yo iki, lupa aku. Sheraton kayaknya. Pokoke aku suka deh kalo nunggu bus di seberang hotel ini. Menurutku, pemandangan diatas mirip New York City….. *iyain aja pemirsa… iyain aja… kasian*

Selfie dulu sambil nunggu bus, dengan bintang tamu mas bule di belakang, hahahaha. Hayo pada ngeklik dan ngezoom fotonya yaaa….. Speaking of which….Maaf ya foto di postingan ini pada gede-gede semua. Semoga nggak bikin batuk laptop atau HP kalian 😆

Advertisements

20 thoughts on “Jalan-jalan ba’da Jumatan

  1. Gara says:

    Aku tumben melihat fotomu secara penuh, Mbak :haha. Apalagi tanpa kacamata, soalnya avatarmu kan pakai kacamata, ya? :hoho.
    Suka dengan tegelnya! Berasa di Timur Tengah gitu malah kalau saya lihat-lihat, Mbak. Ornamennya klasik dan unik sekali :hehe.
    Buat foto terakhir, itu seperti ada pria di antara kalian, Mbak :haha :peace.

    Like

Thanks for your comment(s). Have a nice day!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s